Showing posts with label unforgotten. Show all posts
Showing posts with label unforgotten. Show all posts

Tuesday, February 14, 2012

Ada Apa Dengan Cinta

Malam ini, film legendaris yang bener2 meng-influence kehidupan anak muda sejak taun pemutarannya (bahkan sampe sekarang) diputer kembali di Kompas TV, untuk 'merayakan' 10 taun usianya. Siapa sih yang ga tau istilah "Salah gue?? Salah temen2 gue??" atau "Basi!! Madingnya udah siap terbit!!" Dan ketika sadar bahwa film ini udah 10 tahun, rasanya mau ga mau orang yang nonton pada saat ini jadi mengingat2 kembali momen 10 tahun yang lalu, seenggaknya mungkin kita akan mengingat dengan siapa kita nonton, atau segala cerita lain yang terjadi 10 taun yang lalu.

Kalo aku sendiri, 10 taun yang lalu berarti adalah mengingat kembali masa-masa SMP. Ketika itu aku nonton AADC rame2 ber-duabelas. Iya. Temen2 geng aku ketika SMP jumlahnya 12 orang, dan semuanya cewe :) Kalo masalah nontonnya dimana, hari apa, jam berapa, sampe seat berapa, jujur aku engga inget lagi, tapi yang jelas, aku dan beberapa orang temen keluar studio dengan mata sembab gara2 terharu dengan beberapa bagian cerita dari filmnya.

AADC itu emang ga ada matinya. Diluar 'perayaan' 10 taun AADC itu sendiri, belakangan ini juga aku baru aja diingatkan kembali oleh sahabat2 aku tentang film AADC. Tepatnya sekitar 2 bulan yang lalu, waktu aku ngumpul dengan Iponk dan Okta di rumah aku. Scene nya mungkin agak mirip dengan scene awal2 film AADC, yaitu ketika Cinta dkk berkumpul dan disitu Alya yang lagi ada masalah curhat kepada sahabat2nya. Perbedaannya mungkin dari segi masalah yang dicurhatinnya. Kalo Alya cerita tentang masalah dia dengan keluarganya, aku ketika itu curhat tentang hati yang sedang hancur berkeping2. Sebenernya kita bertiga baru ngeh kalo apa yang terjadi itu mirip dengan film AADC beberapa jam setelah kejadian, setelah kita twit2an dan Okta bilang, kalo yang terjadi barusan mirip dengan film AADC.

Jadi ketika itu, aku emang niat untuk cerita panjang lebar ke sahabat2 aku. Mereka dateng ke rumah, dan aku ga ada niat sama sekali untuk nangis2 gimana itu. Tapi ketika aku mulai ceritain semuanya sama mereka, gatau kenapa aku tiba2 nangis sesenggukan. Ketika itu aku ngerasa sedih yang teramat sangat. Dan yang terjadi selanjutnya adalah..mereka berdua meluk aku, dan dua-duanya ikut nangis.. :( Gimana engga makin sedih aku cobaa?? Jadilah di hari Jumat siang itu, kita bertiga berpelukan sambil nangis bersama, menghabiskan tissue sama-sama.. It was so AADC :') Pong, ta, if one day you read my post, I surely want to tell you that I love you both :*

Dan pas tadi ngeliat scene Alya menangis di pelukan sahabat2nya, rasanya emang jadi teringat kembali kejadian jumat melankolis itu.. Alya pasti merasa sangat beruntung punya sahabat2 seperti Cinta, Milly, Maura, dan Karmen. And so do I, I'm truly blessed for having so many great friends who always cheer me up :)

Kalo di filmnya sendiri, setelah scene tersebut, Cinta lalu membacakan puisi buatannya yang menurut aku itu bagus banget, dan dan adegan selanjutnya adalah mereka berlima joget2 bareng dengan lagu "Dimana Malumu". Setelah tadi googling, aku dapet puisi yang Cinta bacain itu, judulnya : Aku Ingin Bersama Selamanya


ketika tunas ini tumbuh
serupa tubuh yang mengakar
setiap napas yang terhembus adalah kata
angan, debur dan emosi
berpadu dalam jubah berpautan

tangan kita terikat,
lidah kita menyatu
maka setiap apa terucap
adalah sabda pandita ratu

ah, di luar itu pasir
di luar itu debu
hanya angin meniup saja
lalu terbang, hilang, tak ada
tapi kita tetap menari
menari, cuma kita yang tahu

jiwa ini tandu
maka duduk saja
maka akan kita bawa semua
karena kita adalah satu

Then back to the movie, kalo ngomongin AADC, pasti ga bisa lepas dari sosok Rangga. Aku setuju dengan kata2nya Milly yang mendesripsikan Rangga itu seperti ini : "Sekali2 liat emang ngeselin banget, tapi berkali2 liat emang cakep banget" Sebenernya jelas sih, karena yang jadi Rangga adalah Nicholas Saputra. Dan kalo menilai karakter Rangga-nya sendiri, dia adalah pribadi yang cool, ga banyak temen, misterius, tapi sebenernya super romantis. Call me 'labil', but I have to be honest that I really want a man like that after I finished watching AADC tonight. Intinya sih sebenernya pengen punya pacar, calon suami malah kalo bisa. *ups.

Dan puisi yang Rangga kasih buat Cinta di bagian belakang buku yang dia kasih ketika akan berangkat ke Amerika itu juga merupakan puisi yang bagus dan romantis banget. Again, aku menemukan versi lengkap puisi tersebut dari goggle (you absolutely know everything, thank you google!). It was untitled, and here it is :


perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karena cinta
digenangi air racun jingga adalah wajahmu
seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya
meninggalkan hati untuk dicaci

baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang wanita
ada apa dengan cinta
tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya
bukan untuknya
bukan untuk siapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu
itu saja

Bagian yang aku bold dari puisi itu adalah bagian yang paling aku suka. Oh my. Kenapa setelah nonton AADC perasaan jadi campur aduk gini?? Arghh.. Baiklah, daripada malah cerita yang galau2 ga jelas, lebih baik aku cukupkan sampai disini aja postingannya..


"Rangga,
Bila Emosi mengalahkan logika, terbuktikan banyak ruginya?"
-Cinta-
(Surat dari Cinta untuk Rangga)

"Kata orang rindu itu indah, namun bagiku ini menyiksa.."
Melly Goeslaw - Bimbang 

Thursday, November 3, 2011

the Grade-U-Ate



Setelah melewati 4 taun lebih sedikit masa perkuliahan di kampus Institut Teknologi Bandung, tanggal 29 Oktober 2011, gw resmi dikukuhkan sebagai Sarjana Sains dan juga sebagai alumni ITB. I am ITB's graduate. That day is mine. Alhamdulillah.. Ga berhenti2 gw mengucap syukur karena Allah begitu baik, mengizinkan gw lulus dengan hasil nyaris cumlaude sangat memuaskan. Sebenernya sempet ada perasaan nyesek banget karena IPK lulus gw ternyata adalah 3,49. Gw sempet menangis pas tau hal ini, tapi gw sadar ini pasti yang terbaik yang Allah kasih. Sejujurnya gw ga pernah nyangka akan dapet hasil segemilang ini, mengingat track record gw yang bukan anak yang suka sains, dan selama kuliah gw sering sekali merasa salah jurusan. Tapi sekali lagi, Allah Maha Baik. Alhamdulillah.. dengan segala yang telah gw dapatkan saat ini gw merasa sangat bersyukur..

Perasaan gw saat rentetan perayaan wisuda yang berlangsung selama 4 hari berturut2 adalah : SENANG dan BERSYUKUR. Rangkaian acara syukuran wisuda dimulai dari tanggal 27 Oktober 2011, di hari itu ada acara syukuran wisudawan muslim SITH dan kebetulan gw berkesempatan dateng kesana setelah sebelumnya gw interview Danone terlebih dahulu. Sayangnya yang dateng acara syukwis muslim SITH ini gak banyak, padahal menurut gw acaranya sangat menyentuh dengan segala kesederhanaannya. Gw sangat berterima kasih kepada temen2 Al Hayat yang udah niat banget bikin acara, bikin suvenir, sampe bikin muhasabah yang sukses membuat gw, Hawa, dan Meli menangis tersedu2. Gw terharu banget sampe nangis ngebaca kata2 di kartu ucapan yang dikasih ke setiap wisudawan.

"Ayah, Bunda
Ini tak sekedar toga
Ini adalah persembahanku untukmu, agama, dan bangsa"

Entah kenapa gw sedih banget tiap baca kalimat2 itu, dan yang terbayang adalah wajah mamah dan papah.. Dan semua ini memang adalah persembahan untuk mamah dan papah :')

Then, masih di hari yang sama, gw dan teman2 wisudawan Oktober lainnya melaksanakan prosesi gladi resik wisuda di Sabuga. Kembali masuk auditorium Sabuga sebagai wisudawan setelah pada kesempatan sebelumnya gw 'dilantik' sebagai mahasiswa ITB 4 tahun yang lalu itu rasanya..priceless. Gw ga berhenti2 bersyukur atas semua ini, gw dikasih kesempatan untuk mengenyam pendidikan di kampus yang menjadi cita2 banyak orang, sampai akhirnya gw lulus jadi Sarjana dari Institut Terbaik Bangsa ini. Alhamdulillah.. Alhamdulillah ya Allah..

Besok harinya adalah syukuran wisudawan SITH, acara ini resmi dari dekanat dan orang tua juga ikut diundang. Pas acara ini, papah yang super antusias berinisiatif untuk ngasih sambutan. Acara selanjutnya adalah salam2an dengan semua dosen dan para orang tua, foto bareng, dan terkahir makan2. Kalo biasanya pada wisuda sebelum2nya setelah acara syukwis ini ada acara syukwis dari himpunan, di wisuda Oktober kali ini acara wisnite nya dilaksanakan setelah acara seremoni wisuda berlangsung. Karena himpunan gw lagi kena sanksi, maka wisnite pun ga diadakan di kampus, dan baru bisa dilangsungkan tanggal 30 Oktober 2011. 

And the big day was on the 29th October 2011. Ga berlebihan rasanya kalo gw bilang hari itu adalah hari besar gw, karena gw ga bisa tidur semaleman saking excited nya menghadapi hari tersebut. Pada akhirnya gw bisa tidur, walaupun hanya sekitar 4 jam, dan subuh2 langsung ngesot ke salon tempat gw akan di make up. Gw awalnya cukup panik karena takut telat dateng ke Sabuga, dan takut mama papa nanti ga kebagian duduk di dalam auditorium. Tapi alhamdulillah, semuanya lancar, mama papa kebagian duduk di dalem auditorium walaupun kursinya kedapetan yang paling atas. Oh iya, sebelum masuk gedung Sabuga, gw sempet bersalaman sama Pak Rektor yang tidak lain adalah bapaknya Nana, dan diucapin selamat secara personal oleh Pak Akhmaloka. *sombong :p

Acara sidang terbuka wisuda ini berjalan lancar, dan gw merasa merinding ketika di dalem auditorium, dengan mengenakan toga, gw menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengucap janji lulusan ITB. Ada perasaan haru, sedih, senang, bangga yang bercampur jadi satu ketika gw menyanyikan lagu kebangsaan tersebut dan ketika gw mengucap kata per kata janji lulusan ITB. Dan ketika tiba saatnya gw untuk bersalaman dengan rektor di depan auditorium, rasanya deg2an luar biasa. Gw gak tau nanti hasil foto salaman dengan rektor akan seperti apa karena pas di depan itu, Pak Akhmaloka bukan hanya senyum seperti default pose Beliau pada foto salaman, tapi malah nyapa gw dan ngajak ngobrol Bu Pingkan (yang saat itu mewakili dekan gw) sambil bilang "Bu, Fida ini temennya anak saya". Well, ada perasaan seneng dan bangga juga sih sebenernya dikenal sama rektor :D

Selanjutnya adalah prosesi arak2an yang melelahkan (karena gw gak makan siang, sarapan pun cuma dikit banget) tapi super berkesan. Mamah sama papah gw saking antusiasnya bahkan ngikut jalan bareng rombongan arak2an, dan ga berhenti motoin keadaan sekitar.



Papa dan mama dan anak2 yang mengarak


Acara terakhir di hari itu adalah foto studio di studionya kakak gw. Seperti biasa, gw kalo foto keluarga selalu rame2 dengan beberapa orang keluarga mamah. Dan pas kemaren juga, gw foto bareng sama keluarganya Dandy untuk pertama kalinya :) 




Alhamdulillah.. untuk semua yang Allah karuniakan kepada gw, keluarga, dan orang2 terdekat yang sangat gw sayangi, gw hanya bisa mengucap syukur.. Lancarkan jalan kami selanjutnya ya Allah..

Next post will be about the promwisnite. Gw terlalu ngantuk untuk menuliskannya malam ini.. I'll see you later!

Wednesday, November 2, 2011

The Queuing Holiday

Masih lanjutan dari postingan sebelumnya,jadi disini gw pengen menceritakan 3 liburan yang gw jalani selama masa menunggu wisuda. Bukan liburan yang gimana banget, tapi overall gw sangat senang bisa ngerasain liburan kaya kemarin, dan seandainya bisa, gw pengen semuanya diulangi lagi :)

The first holiday was on 2nd October 2011. Gw pergi bareng beberapa member dan staff Sosi ke Jatiluhur. Disana kita mancing dan naik kapal muterin Jatiluhur. Gw yang ga terbiasa naik kapal, goyang2 di atas air langsung mual saat berada di atas rumah terapung. Tapi lama-lama mulai terbiasa, dan rasa mual itu ilang setelah gw menyibukkan diri dengan mancing dan bantuin masak makan. Perjalanan ke Jatiluhur ini sekitar 2 jam, dan kita cuma beberapa jam aja disananya.. But what makes this trip so special is because I went there with my boy :)
Me and him, di atas kapal menuju rumah terapung
Muter2 keliling Waduk Jatiluhur
Me and him (again)
The next trip adalah weekend berikutnya, yaitu tanggal 8-9 Oktober 2011. Hari itu gw berangkat ke Jakarta dan nginep bareng keluarga Dandy di Ancol. Rencana ke Jakarta ini emang udah dijadwalkan dari jauh2 hari sebelum sidang, tapi rencana awal adalah berangkat ke Jakarta cuma untuk menghadiri undangan nikahan sodaranya Dandy, dan ga pake acara nginep2an. Tapi beberapa hari sebelum berangkat, rencana diubah dan akhirnya gw dengan keluarganya Dandy berangkat berlima ke Ancol, nginep di Putri Duyung, bermain2 sekitar Ancol, dan baru besokannya ke undangan di Duren Sawit (is it?correct me if I'm wrong). Well ini adalah kedua kalinya gw nginep di Putri Duyung (Ancol) bareng keluarga Dandy. Pertama kali adalah waktu taun lalu gw KP di Unilever, pada suatu weekend gw dijemput di pabrik oleh Dandy sekeluarga dan dilanjutkan nganter gw ke kosan untuk ngambil barang, dan berangkat nginep di Ancol bareng2. Oke kembali ke trip yang kemarin, sesampainya di Ancol, gw diajak untuk main ke Atlantis (padahal udah sore) karena adeknya Dandy pengen maen disana. Gw yang anaknya emang susah nolak akhirnya mengiyakan aja, dan jadilah gw main air sampe menjelang magrib di Atlantis (but no picture taken hehe). Selanjutnya, setelah magrib kita makan malem di Bandar Djakarta. Ini adalah pertama kalinya gw makan seafood se-hectic ini. Tempatnya penuh banget dan super hectic. Tapi sempet2nya gw sama Dandy foto2 disana..hihihi




Anyway, makan seafood disini emang enak banget. Bahkan cumi goreng tepungnya aja enaknya keterlaluan, dari teksturnya beda sama cumi tepung lain yang pernah gw makan. Sepertinya karena emang seafoodnya itu bener2 fresh jadi rasanya pun enak banget. Kepiting sama hiu nya juga enak. Es teh manisnya juga enak. (loh?) Pokonya gw puas makan disana, sampe2 balik ke hotel kita semua udah ngantuk banget gara2 kekenyangan. 

Besok paginya, gw bangun jam 4 subuh karena alarm dan karena keringetan. Gw bangunin Dandy dan ngajak dia solat subuh bareng, terus setelah selesai solat subuh, kita berdua jalan2 sekitar hotel dan melihat lautan sekitar Ancol ketika matahari belum terbit. Ini berasa bulan madu :p Selanjutnya kita main sepeda tandem, terus main sepeda yang agak mirip becak, sarapan pagi di hotel, lalu mandi dan siap2 berangkat ke Jakarta bagian lainnya untuk menghadiri undangan. It was sooo fun :D


Sunrise, dengan latar belakang apartment Ancol Mansion.. Yes this is the beach  in the city.
Sepeda tandem !



Then.. last but not least adalah trip pada tanggal 22-23 Oktober 2011 kemarin ke.... PULAU TIDUNG. It's a wow, akhirnya gw bisa pergi kesana. Semenjak awal taun udah berencana pengen nyobain liburan kesana, dan alhamdulillah terealisasikan dengan hanya mengeluarkan biaya 22.000 rupiah saja :) Banyak hal yang menarik dan berkesan dari perjalanan ke Tidung kemarin, yang pertama karena nyaris ga bayar. Ini adalah acara liburan bareng beberapa temen mikro, dan tujuannya selain untuk refreshing adalah untuk menghabiskan uang yang masih dimiliki di rekening tabungan angkatan kita, yang merupakan kelebihan uang dari danus waktu mau kulker. Hal lainnya yang berkesan adalah karena (again) liburan ini juga bareng Dandy. Kalo diliat dari timeline liburan yang berturut2 ini, ada jeda satu minggu dimana gw ga liburan, dan pada saat itu adalah karena Dandy lagi ada tugas di Jogja selama seminggu. Pergi liburan bareng setelah sebelumnya ditinggal seminggu adalah hal yang sangat menyenangkan buat gw. Dan yang ga kalah berkesan dari liburan ini adalah karena liburan ini bareng sama temen2 mikro, walaupun emang ga semuanya. Karena kebanyakan udah pada lulus, gw pikir kesempatan macem ini akan sangat sulit ditemui di waktu-waktu mendatang. 


My first time banana boat-ing!
My first time snorkeling!

Dermaga Pulau Tidung

Overall, semua perjalanan liburan singkat kemaren2 sangat berkesan dan menyenangkan. Gw yang selama ini berkutat dengan skripsi dan lain sebagainya akhirnya bisa merasakan liburan marathon bareng pacar, dan bareng orang2 lain yang gw sayangi. Semoga besok2 akan ada liburan lain yang menyenangkan juga :D

Tuesday, November 1, 2011

Long Road to become Sarjana Sains

Setelah melalui 4 taun berdarah di ITB, akhirnya Sabtu, 29 Oktober 2011 kemaren gw diwisuda, dan resmi jadi sarjana. Iyes. Sarjana. Sebenernya dari awal setelah beres seminar, skripsi, dan sidang akhir, gw pengen banget share semuanya di blog, tapi entah kenapa ko males banget, jadilah baru nulis sekarang. Selama ga nulis disini, banyak sekali hal yang terjadi, dari mulai yang ga enak sampe yang enak, but overall, gw sangat bersyukur karena most of them adalah hal yang sangat enak.

Allow me here untuk cerita panjang lebar tentang apa yang selama ini belum sempat untuk gw tuliskan. Pertama adalah seminar, yang berlangsung tanggal 14 September. Membayangkan seminar pada masa itu adalah hal yang mengerikan dan super mendebarkan. Kenapa? Karena gw sebelumnya ngeliat seminar pacar gw, yang hanya sekedar presentasi dalam bahasa Inggris, dan tanpa ditanya sama sekali oleh dosen manapun, alias ga ada penguji. Sementara seminar yang berlangsung di prodi Mikro adalah seminar dengan dua orang penguji. Di bayangan gw saat itu adalah yang akan terjadi pada seminar gw akan berjuta2 kali lebih menegangkan dari yang gw lihat pada seminarnya pacar gw. Selain itu, gw lumayan ciut pada saar gw tau jadwal seminar dan juga penguji yang akan menguji gw. Bayangkan, gw seminar pada hari itu barengan dengan 3 orang temen gw yang topiknya sama. It means gw orang keempat, orang terakhir yang seminar pada hari itu. Dan dosen2 yang terlibat pada seminar gw dan teman2 pada hari itu adalah sama. Jadi intinya ketiga dosen tersebut bertugas menguji 4 orang secara marathon. Gw sebagai orang terakhir yang akan seminar hari itu jadi berpikiran macem2. Ada dua kemungkinan perilaku dosen pada saat seminar yang terbayang dalam pikiran gw saat itu. Dosen2 kemungkinan akan sangat penat sampe menguji gw dengan pertanyaan yang super sulit dan akan lebih mudah marah atau kemungkinan lain adalah dosen2 tsb sudah sangat lelah dan akan bertanya pertanyaan alakadarnya sehingga seminar gw tidak akan terlalu lama. And what happen next is my 2nd thoughts! Seminar berjalan mulus, dengan pertanyaan penguji yang tidak terlalu memeras otak, dan beberapa malah dijawab sendiri oleh dosen ybs. Alhamdulillah.. So here is my expression on that day..

This is me, presenting my final project. 
Seminar finnniiisshhhheedd!!
Dan selesai seminar, gw langsung mengetahui jadwal sidang akhir gw yang ternyata akan dilangsungkan tepat dua minggu setelah seminar. And again, gw kebagian sidang terakhir di hari itu, dengan penguji yang juga sama2 menguji temen2 gw. Guess what? Gw kembali punya pikiran tentang dua kemungkinan perilaku dosen penguji seperti pada saat gw akan seminar. Hari2 menjelang sidang merupakan hari yang penuh tekanan (menurut gw). Sering banget gw punya pikiran buruk ini itu, ngerasa gak kompeten, takut ga bisa jawab pertanyaan penguji, dan pikiran2 buruk lainnya. Gw sempet belajar bareng temen2 gw menjelang sidang, nginep bareng, dan pada saat itu gw semakin merasa kalo pengetahuan dan pemahaman gw minim banget tentang dunia permikroan. Tapi pada saat itu gw sadar kalo gw akan menghadapi suatu hal yang sangat besar dan bersejarah dalam hidup gw, sehingga gw harus dengan sebisa mungkin menghilangkan segala pikiran negatif, dan menggantinya dengan untaian doa yang tak pernah henti demi memohon kelancaran pada saat pelaksanaan sidang akhir.

Dan akhirnya hari itu tiba. Jeng jeengg. 28 September 2011. Dengan mengenakan pakaian terbaik (menurut gw), gw berdebar2 menanti jam 16:30. Yak. Sidang akhir gw berlangsung sesore itu. Dan fyi, penguji dan pembimbing gw adalah dosen yang notabene satu geng. Jadi dalam pikiran gw saat itu, kemungkinan besar tidak akan ada perdebatan antar dosen, tapi yang mungkin terjadi adalah ketiganya sama2 membantu gw, atau ketiganya sama2 menyerang gw (ngeri). But, again... ALHAMDULILLAH. Semuanya berjalan dengan saaaaangat mulus. Semua hal yang gw takutkan sama sekali tidak terjadi. Malah gw bisa bilang ini sidang komedi. Kenapa? Karena di dalem ruang sidang, gw sama sekali ga ditanya dengan ilmu permikroan. Ada sih beberapa pertanyaan yang agak berhubungan dengan mikro, tapi lebih banyaknya adalah diajak ngobrol yang sama sekali tidak membuat gw tegang. Ketiga dosen pun pada saat sidang malah terlihat sibuk dengan bbnya masing2 sambil sesekali ketawa cekikikan. Sampai pada saat gw disuruh keluar dulu untuk nunggu nilai, gw malah merasa bingung karena ngerasa ini bukan seperti sidang penentuan kelulusan. Dan yang selanjutnya terjadi adalah gw kembali masuk ke ruang sidang, dan dinyatakan lulus dan selesai menempuh pendidikan S1 gw di program studi Mikrobiologi. I am Bachelor of Science.

Ruang mikro lantai 4, Rabu, 28 September 2011. Sekitar jam 18:00
Sarjana Sains dan Sarjana Teknik :)
Hari-hari setelah sidang diisi dengan revisi skripsi, menjilid skripsi, dan segala persyaratan lain yang harus diurus untuk wisuda. Alhamdulillah lagi, disaat minggu2 sebelum wisuda kemarin, gw sempet beberapa kali liburan dengan orang2 yang berbeda (tapi selalu bareng Dandy juga). So.. the next post will be about three queuing short holiday to Jatiluhur, Ancol, and Pulau Tidung ;)

Sunday, June 26, 2011

me miss all this time (part 2)














I definitely miss all these moments.. I miss u already..

Saturday, June 25, 2011

me miss all this time (part 1)













when I was uploading all these picture, tears wouldn't stop falling from my eyes. remembering that we've had so much time together, we've had so much good time. and will all our good times and memories fade away from now on? I surely just can't imagine..
 

Blog Template by BloggerCandy.com